“Persepsi kita ubah, bagaimana caranya memasyarakatkan nuklir ini supaya persepsinya jangan nuklir membahayakan karena bom,” ujarnya.
Dia mengatakan BPPT, Badan Tenaga Nuklir Nasional (BTNN) dan lembaga terkait lain sudah siap dengan teknologi untuk mendorong pembangunan PLTN.
Menurut dia pembangkit listrik berbahan bakar fosil seperti baru bara telah menyumbang emisi ke udara yang berbahaya baik bagi manusia maupun lingkungan.












