Selain itu, lanjut dia, program E-Mass juga membantu menaikkan IPM Kota Kediri yang pada 2018 nilainya mencapai 77, 58. Diharapkan nantinya keberlangsungan program E- Mas akan semakin berkualitas.
Abddullah Abu Bakar juga berharap untuk para tutor juga harus bisa membuat suasana belajar menjadi nyaman agar para peserta dapat mengeksplore lebih kemampuannya.
“Bangun komunikasi dua arah yang baik dan spot-nya juga harus dibuat keren dan menarik. Untuk ke depan, kami bisa dukung setiap titik dengan prodamas plus, tentunya dengan prosedur yang dijalankan,” kata dia.
Dalam kegiatan ini, pesertanya adalah umum dan pelajar. Ada 24 orang yang mendapatkan penghargaan dengan berbagai macam kategori, yakni Cross Country for Children pemenang pertama adalah Spot Bagase dari Kelurahan Bandar Lor, Kecamatan Mojoroto, peringkat kedua yakni Spot Mawar dari Kelurahan Mrican, Kecamatan Mojoroto, dan posisi ketiga adalah Spot Joloarto Guyub Rukun dari Kelurahan Manisrenggo, Kota Kediri.
Selain itu, ada juga lomba story telling for children, speech for children, story telling for teenager, Speech for teenager, serta opera for teenager and adult.



