Lebih lanjut, dia mengatakan di 2019 ini merupakan tahun keempat program E-Mass, english massive. Sampai saat ini jumlah peserta program ini lebih dari 3.200 orang yang tersebar di berapa titik wilayah Kota Kediri.
Ia menilai, program E-Mass ini patut diapresiasi, karena berhasil menggerakkan masyarakat untuk belajar bahasa Inggris tanpa mengenal usia, waktu dan bisa dimana saja.
Ia menilai konsep ini memang sederhana, tapi insya-Allah dampaknya akan sangat luar biasa untuk kemajuan pendidikan dan peningkatan sumber daya manusia bagi masyarakat, khususnya Kota Kediri.
Terlebih lagi ke depan perkembangan di Kota Kediri akan semakin pesat, dimana akan ada bandar udara dan exit toll yang akan dibangun.
“Untuk itu, anak-anak Kota Kediri harus bisa menangkap peluang yang ada dengan mahir berbahasa inggris dan memiliki jiwa kompetisi,” kata dia.



