Cakrawala Jatim

Tenaga kesehatan Banyuwangi sepakat percepat penanganan Stunting

×

Tenaga kesehatan Banyuwangi sepakat percepat penanganan Stunting

Sebarkan artikel ini

Juwana menjelaskan, kasus stunting biasanya ditemukan di daerah dataran tinggi, karena di kawasan itu konsumsi yodium, air yang tidak sehat, banyaknya zat-zat yang menghambat penyerapan gizi dan konsumsi ikan laut tergolong rendah, di mana kekurangan zat-zat tersebut mengakibatkan stunting.

“Karena itu, kami banyak fokus ke kawasan dataran tinggi. Salah satunya dengan menggerakkan tukang sayur di daerah tersebut. Penjual sayur ini akan membantu distribusi ikan laut atau garam beryodium yang cukup bagi penduduk di kawasan yang rawan stunting,” paparnya.

Menurut Juwana, sejumlah upaya pencegahan yang dilakukan Dinas Kesehatan terkait stunting, yakni memastikan asupan nutrisi pada ibu hamil saat bayi lahir dan disusui dan pemberian makanan tambahan hingga 1.000 hari pertama kehidupan bayi.

“Untuk program ini kami telah mengajak kader PKK, posyandu untuk rajin memantau perkembangan gizi dan nutrisi ibu hamil dan balita di daerahnya masing-masing. Bila ada kecenderungan stunting, segera laporkan ke puskesmas atau pihak kecamatan dan desa setempat untuk segera diatasi bersama,” katanya.(ant/wan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *