“Dampak dari pada ini adalah menurunnya suhu mencapai 2 derajat celcius. Kalau pagi jalanan Surabaya berkabut, suhu kami kurang lebih 20 derajat,” ungkapnya.
Sementara itu, Executive Director Partnerships in Environmental Management for the Seas of East Asia (PEMSEA), Aime Gonzales mengapresiasi komitmen dan kerja keras Wali Kota Risma bersama jajarannya dalam upaya pelestarian lingkungan. Pihaknya juga menyampaikan terima kasih kepada Wali Kota Risma yang sudah membagi pengalaman dan pembelajaran kepada para peserta dari PEMSEA.
“Seperti yang kita ketahui mereka (Pemkot Surabaya) mampu menyelesaikan begitu banyak. Kota ini menjadi fantastis ditangan mereka, ini adalah dasar pemimpin yang kita butuhkan,” kata Aime.
Sebagai diketahui, peserta PAMSEA akan berada di Surabaya selama empat hari. Mereka akan melakukan kunjungan di beberapa tempat. Tujuan utamanya yakni mengunjungi konservasi hutan mangrove, dilanjut mendatangi fasilitas publik Command Center 112, dan Jembatan Suramadu serta beberapa agenda workshop dengan materi yang terkait.(hdi/cn02)












