“Kemarin kita sudah distribusi ke Dusun Bandusa sebanyak 5.000 liter. Berikutnya kita akan terus melakukan suplai air bersih sesuai dengan jadwal yang sudah disusun,” papar Agus Fauzi.
Menurut Agus Fauzi, sementara ini baru tiga kecamatan tadi yang meminta pengiriman air bersih. Namun beberapa pekan ke depan, dia memperkirakan permintaan pengiriman air bersih akan terus berdatangan dari beberapa kecamatan lain, yang selalu dilanda kekurangan air bersih.
“Dampak kemarau ini biasanya dirasakan pertengahan bulan Agustus atau September nanti. Semua akan kita layani. Karena bagaimana pun air bersih ini menjadi dasar kebutuhan warga,” tegas Agus Fauzi.(dtc/ziz)












