Menurut Budiono, warga dua di kecamatan mulai kesulitan mendapatkan air bersih dalam dua bulan terakhir. Untuk itu, BPBD Kabupaten Ponorogo memberikan bantuan air bersih bagi warga yang terdampak bencana kekeringan.
“Saat ini baru dua kecamatan yang mengajukan permintaan air bersih, yakni di Kecamatan Slahung dan Kecamatan Kauman,” kata Budiono.
Budiono merinci, jumlah warga di Kecamatan Slahung yang mengalami krisis air bersih sebanyak 80 kepala keluarga dengan jumlah penduduk 200 jiwa. Sementara di wilayah Kecamatan Kauman, jumlah warga yang mengalami kesulitan bersih mencapai ratusan jiwa.
Atas permintaan itu, BPBD Kabupaten Ponorogo memberikan bantuan air bersih seminggu dua kali dengan jumlah sekali kirim 18.000 liter. Air bersih yang diberikan warga didistribusikan di delapan titik di Kecamatan Slahung.



