“Jumlah keseluruhan untuk kabupaten/kota di NTB yang terdampak kekeringan menjadi 674.017 jiwa dengan 185.708 KK terdampak,” kata Khalik.
Khalik mengatakan, saat ini beberapa kabupaten telah melakukan droping air bersih untuk memenuhi kebutuhan air masyarakat. Beberapa mobil tangki air bersih telah dikerahkan untuk menjangkau masyarakat terdampak kekeringan seperti di Kabupaten Bima, Kota Bima dan Lombok Tengah.
BPBD mencatat, jumlah warga yang terdampak kekeringan tahun ini meningkat dari tahun-tahun sebelumnya. Khalik menyebutkan, jika tahun sebelumnya jumlah korban di atas 500.000, maka sekarang sudah 600.000 lebih jiwa terdampak kekeringan.












