“Pak bupati ojo sak karepmu dewe, segera beri rekom ke gubernur untuk tanah kas desa kami. Lurahku ora salah ojo mbok fitnah tukar guling (kadesku tidak salah jangan di fitnah tukar guling tanah),” teriak salah satu warga peserta demo.
Sambil berorasi, warga juga membeber poster di jalan aspal depan kantor bupati Ngawi di Jalan Teuku Umar. Poster itu di antaranya bertuliskan ‘Ndang dibayar saiki Ben Ndang sah, kami bosan menunggu tanpa kejelasan, segera cairkan hak kami, bupati aku butuh tanda tangan, pejabat ora genah Ngawi bakal bubrah’.
Kepala Desa Klitik, Jumirin yang ikut dalam aksi mengatakan, permasalahan tukar guling tanah kas desa sebagai ganti rugi terdampak proyek jalan tol harus segera selesai.
“Sampai saat ini TKD belum dibayar. Kemarin kita musyawarah dan opsi akhir di masa jabatan saya ini, nanti perangkat dan warga akan aksi damai di tanah kas desa yang sudah dipakai untuk jalan tol,” Jumirin.



