“Teman-teman (staf Disdikbud) kini sedang mendata kalau ada kerugian, tapi untuk kerugian uang tidak ada. Pelaku hanya membawa kabur hardisk CCTV dan dua telepon seluler milik Satpam,” kata Darmanto.
Menurut dia, para pelaku beraksi di kantor tersebut sekitar satu jam. Mereka pergi sesaat sebelum adzan subuh berkumandang.
Kejadian perampokan itu kali pertama diketahui oleh Kabid Kebudayaan Disdikbud Boyolali, Budi Prasetyaningsih, yang datang ke kantor paling awal, karena akan ada acara di luar kota.
Sampai di kantor dia mendengar teriakan orang terbungkam dan mendapati kedua satpam tersebut masih dalam posisi diikat. Lantas ikatan itu dilepaskan. Kejadian tersebut kemudian dilaporkan ke Kepala Disdikbud dan polisi untuk penyelidikan lebih lanjut. Petugas dari Polsek Mojosongo dan Polres Boyolali langsung datang ke lokasi untuk melakukan olah TKP.(dtc/ziz)



