“Ini bukti bahwa Surabaya ditinggali oleh bermacam etnis dengan aneka budaya tetapi mereka bisa hidup berdampingan. Dan itu sangat penting untuk pembangunan di Surabaya,” sambung Wiwiek.
Mantan Kepala Bagian Kerja Sama Pemkot Surabaya ini menyebut bahwa agenda ini menjadi bagian dari produk industri pariwisata di Surabaya. Harapannya, agenda ini bisa meningkatkan pertumbuhan ekonomi dari sektor wisata. Karena berkaitan dengan industri pariwisata, pihak perhotelan dan restoran di Surabaya, juga ikut mempromosikan agenda ini.
“Agenda sudah ini “dijual” sejak akhir tahun 2015 lalu. Agenda ini ikut masuk dalam promo hotel dan restoran di Surabaya,” sambung dia.
Parade budaya dan pbunga menjadi satu dari sekian banyak acara yang diselenggarakan Pemkot Surabaya menyambut hari jadi ke-723. Diantaranya Surabaya Health Season, Surabaya Shopping Festival, Festival Tjap Toendjoengan. Ada juga Surabaya Great Expo dan Surabaya Urban Culture Festival. (mnhdi/cn02)












