Cakrawala SurabayaIndeks

Pentingnya Deteksi Dini dan Pencegahan Prediabetes

×

Pentingnya Deteksi Dini dan Pencegahan Prediabetes

Sebarkan artikel ini

International Diabetes Federation 2015 memperkirakan, pada tahun 2040 sebanyak 642 juta penduduk dunia akan mengalami diabetes dengan jumlah penderita prediabetes dua hingga tiga kali lipatnya.

Hasil Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018 menunjukkan peningkatan prevalensi diabetes di tingkat nasional dari 6,9% pada 2013, menjadi 8,5% pada 2018. Ada pun angka kejadian diabetes di Jawa Timur juga meningkat, yaitu 2,1% pada 2013, menjadi 2,6% pada 2018.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Surabaya drg. Febria Rachmanita, MM, mengatakan Pemerintah Kota Surabaya memberikan perhatian khusus pada kondisi prediabetes dan diabetes yang kini tidak hanya diderita oleh kelompok usia tua, namun mulai banyak ditemukan di kelompok usia muda serta produktif.

“Kami mengajak seluruh masyarakat dan pemangku kepentingan, baik pemerintah maupun swasta, untuk bersama-sama melakukan gerakan pencegahan prediabetes melalui deteksi dini atau skrining faktor risiko Penyakit Tidak Menular di Posbindu sesuai standar yang dianjurkan oleh Kementerian Kesehatan RI,” ujar Kadis Kesehatan Surabaya Drg Febria.

Pengurus PERSADIA Cabang Kota Surabaya dr. Teguh Raharjo, Sp.PD, menjelaskan, pertanda prediabetes secara laboratoris adalah kadar glukosa darah puasa 100-125 mg/dl dan atau kadar glukosa darah 2 jam post prandial 140-199 mg/dl.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *