Cakrawala SurabayaIndeks

Pentingnya Deteksi Dini dan Pencegahan Prediabetes

×

Pentingnya Deteksi Dini dan Pencegahan Prediabetes

Sebarkan artikel ini

Umumnya kelompok berisiko prediabetes adalah orang dengan obesitas/kegemukan, sering abortus, melahirkan bayi dengan berat badan 4 kg atau lebih, porsi makan besar tetapi kurang gerak, serta keluarga memiliki riwayat diabetes.

Dalam jangka waktu 3-5 tahun, 25% prediabetes dapat berkembang menjadi DMT2, 50% tetap dalam kondisi prediabetes, dan 25% kembali pada kondisi glukosa darah normal.

“Upaya yang dapat dilakukan agar prediabetes tidak berkembang menjadi DMT2 adalah dengan beristirahat cukup; mengonsumsi makanan dengan gizi seimbang dan membatasi asupan gula, garam, dan lemak; serta aktivitas fisik 150 menit dalam seminggu,” ujar dr Teguh.

Sementara itu Susana, Head of Marketing Nutrifood mengatakan, program ini bertujuan mengedukasi dan mengadvokasi berbagai pihak agar proaktif dalam melakukan deteksi dini dan pencegahan prediabetes maupun diabetes. “Nutrifood berharap program ini dapat membantu meningkatkan kualitas kesehatan dan hidup masyarakat Indonesia,” harap Susan. (gus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *