Bencana-bencana yang terjadi selama kurun itu juga mengakibatkan 6.006 rumah rusak berat, 5.339 rumah rusak sedang, dan 21.666 rumah rusak ringan; serta menyebabkan kerusakan 1.106 fasilitas umum.
“Bencana yang paling banyak menyebabkan korban jiwa adalah banjir dan longsor di Sulawesi Selatan, banjir dan longsor di Sentani, dan banjir dan longsor di Bengkulu,” kata Bambang.
Banjir dan tanah longsor yang melanda 10 kabupaten/kota di Sulawesi Selatan pada 22 Januari 2019 menyebabkan 82 orang meninggal dunia, tiga orang hilang, dan 47 orang terluka.












