“Ibu gubenur meminta dukungan dari masyarakat, khususnya konsumen rumah tangga PLN daya sama dengan atau lebih besar 2200 VA, maupun stakeholder seperti Asosiasi Pengelola/Perhimpunan Pemiliki dan Penghuni Satuan Rumah Susun/Apartemen/Perhotelan/Real Estate/Restoran di Jawa Timur,” katanya.
Sementara, General Manager PLN UID Jatim, Bob Saril mengapresiasi secara positif langkah Pemprov Jawa Timur mendukung program PLN. “Kapasitas pasokan listrik Jawa Timur mencukupi jika masyarakat dan stakeholder lainnya beralih menggunakan kompor induksi,” ungkapnya.












