Pada penutupnya, Tahjo kembali mengingatkan perihal area rawan korupsi. Dia meminta seluruh jajaran pemerintahan daerah untuk mencermati setiap perencanaan anggaran.
“Dan ini sering saya sampaikan area rawan korupsi. Area rawan korupsi itu jelas khsusunya perencanaan anggaran tolong dicermati dengan baik,” tutupnya.
Sosialisasi itu diikuti oleh perwakilan dari pemerintahan daerah di 34 Provinsi di Indonesia. Di antaranya, Sekretaris Daerah, Ketua DPRD, Sekretaris DPRD, Kepala Badan Perencanaan daerah (Bappeda), Kepala Badan Keuangan (BPKAD), Asisten, kepala pendapatan daerah dan Kepala Bidang Anggaran Daerah.(dtc/ziz)












