“Untuk (proyek) box culvert tahun depan harus selesai. Kemudian kita akan njebol dari Jalan Wiyung sampai ke Jalan Lakarsantri, ya itu target kita,” jelas Wali Kota Risma.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Pematusan (DPUBMP) Kota Surabaya, Erna Purnawati, mengatakan total panjang Jalan MERR mencapai 10,8 kilometer, dimulai Jalan Kenjeran hingga Jembatan (Tol) Tambak Sumur Sidoarjo.
Jalan MERR terbagi menjadi tiga segmen, pertama Merr 2a mulai Jalan Kenjeran sampai perempatan Kampus C Universitas Airlangga (UNAIR) Surabaya. MERR 2b mulai perempatan Kampus C UNAIR sampai perempatan Jalan Arif Rahman Hakim.
Sementara MERR 2c, mulai perempatan Jalan Arif Rahman Hakim sampai Jembatan / Tol Tambak Sumur.
“Setidaknya, untuk menyelesaikan pembangunan Jalan MERR tersebut, Pemkot Surabaya telah melakukan pembebasan persil lahan sebanyak 608. Pembebasan lahan dilakukan mulai tahun 2009 sampai 2018 dengan anggaran total mencapai Rp 392.171.413.000,” kata Erna.
Untuk jalan MERR 2c segmen Gunung Anyar dibangun menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Surabaya.
Erna mengungkapkan, MERR 2c atau segmen Gunung Anyar, panjang jalan mencapai 1,8 kilometer. Jalan ini memiliki 2 jalur dan 3 lajur, dengan lebar jalan mencapai 40 meter.
Namun, untuk lebar badan jalan 30 meter dan sisa 10 meter digunakan pedestrian dan saluran air di tengah.



