Sampai dengan saat ini, jumlah penumpang di Bandara Internasional Juanda mengalami penurunan sebesar 10 ribu orang per hari, dari 55 ribu penumpang menjadi 45 ribu penumpang per hari, demikian menurut laporan baru-baru ini. Penurunan jumlah penumpang sekitar 20 persen tersebut salah satunya diakibatkan oleh harga tiket pesawat yang mahal.
“Penurunan jumlah penumpang tersebut terjadi sejak Januari hingga April kemarin, Namun, saat Lebaran, penumpang akan meningkat kembali. Tetapi, kami belum bisa memprediksi karena masih belum dihitung perkiraannya berapa.”paparnya.
Selain tiket pesawat yang mahal, pengurangan jadwal penerbangan oleh beberapa maskapai juga berdampak pada penurunan jumlah penumpang. Hampir semua rute, baik penerbangan domestik maupun internasional, mengurangi frekuensi penerbangan. “Kami sendiri berharap agar jalur penerbangan bisa kembali seperti semula,” sambung Yuristo.



