“Kami juga ingin menjadi daya dongkrak yang bagus untuk institusi induk kita, UNAIR. Sehingga ini menjadi kerbanggaan civitas UNAIR, RS UNAIR menunjukkan mutu tinggi dan berkualitas bagus,” ucap Prof Nasron.
Meski terhiung muda –baru memasuki tahun ke tujuh-, Prof Nasron mengatakan bahwa RSUA berupaya untuk terus berubah dan berbenah. Hal ini diakuinya tidak memiliki banyak kendala karena didukung oleh tenaga muda yang kreatif dan inovatif. Pun, pimpinan UNAIR juga mendukung penuh berkembangnya RSUA.
“Terjadi sinergi positif antara pimpinan universitas, dewan pengawas, direktur, direksi, manajer, kepala instalasi, kepala unit, semua sinergi untuk bahu membahu mewujudkan misi dan bahu membahu bertanggungjawab untuk melaksanakan manajemen RS ini,” paparnya
Sementara sebanyak delapan surveyor dari lembaga akreditasi Standar Nasional Akreditasi Rumah Sakit (SNARS) datang ke Rumah Sakit Pendidikan Universitas Airlangga (RSUA) pada Selasa (14/5). Pembukaan survey akreditasi SNARS edisi 1 itu dihadiri oleh para pimpinan UNAIR dan RSUA, surveyor, dan tenaga medis serta staf di RSUA.
Selama empat hari terhitung mulai hari ini hingga 18 Mei nanti, para surveyor ini akan melakukan penilaian akreditasi internasional yang telah diajukan oleh RSUA.(jnr/wan)



