Tak hanya itu, wali kota perempuan pertama di Kota Surabaya ini juga memastikan pendidikan anak-anak Kasianti terjamin. Ia ingin supaya anak-anak Kasianti jangan sampai putus sekolah. Karena itu, jika keluarga bersedia pindah ke rusun, pihaknya akan membantu mencarikan sekolah minimal sampai lulus Sekolah Menengah Atas (SMA). Terlebih untuk anak Kasianti nomor dua, Fandi Bondan (12), berkebutuhan khusus.
“Tidak perlu bingung, untuk biaya sekolah nanti saya bantu. Nanti sekolahnya dipindahkan yang paling dekat dengan pilihan rusun. yang nomer dua, saya sekolahkan inklusi. Yang paling kecil bisa sekolah paud di sana, harus lanjut sekolah. Apapun yang terjadi, apalagi yang anak pertama sudah kelas satu SMA, kurang 2 tahun lagi lulus, jangan putus sekolah, saya bantu,” tuturnya.
Wali kota yang sangat concern terhadap dunia pendidikan ini juga berpesan kepada anak pertama almarhum Suroso, Lucky Perdana (16), yang saat ini sudah menginjak kelas satu SMA agar tidak berhenti sekolah. Pasalnya, Lucky enggan melanjutkan sekolah dan ingin membantu ibunya. “Saya pesan, tolong jangan sampai putus sekolah, saya bantu segala keperluan,” katanya.
Selain bantuan berupa santunan, pendidikan dan tempat tinggal, Wali Kota Risma juga menyediakan lahan pekerjaan bagi Kasianti, agar tetap bisa bekerja dan menjaga anak-anaknya saat tinggal di rusun nanti. Ia juga memastikan kehidupan mereka akan lebih baik.












