Saat di Lapas Mojoketo, Anas menyampaikan, pembangunan ZI menuju WBK/WBBM menutut perubahan menyeluruh baik mindset maupun culture set. Untuk itu, perlu komitmen seluruh pihak.
Di hadapan seluruh pegawai Lapas Mojokerto, Anas memberikan penguatan dan pendampingan pembangunan ZI menuju WBK/ WBBM. Dia didampingi Kabag Program dan Humas Meirina Saeksi dan Kasubid Bimbingan dan Pengentasan Anak Sukir.
Menurut Anas, pegawai harus mengubah mindset yang biasa dilayani menjadi semangat melayani. Salah satunya dengan berprinsip 3S (Senyum, Sapa dan Salam). “Kuncinya tim harus solid dan mau berubah,” ujar Anas.












