“Demand-nya itu sudah pasti ada kenaikan karena kenaikan daya beli. Namun, yang paling penting dalam menjaga harga pangan adalah ketersediaan suplai selama periode Ramadhan. Selama pemerintah mampu menjaga suplai, maka harga itu akan terkendali,” paparnya.
Selain itu, Piter juga menyayangkan bulan Ramadhan tahun ini justru pemerintah kecolongan dan tidak menyiapkan langkah antisipasi sehingga beberapa harga pangan meninggi. Padahal, 3 sampai 4 tahun sebelumnya inflasi di Bulan Ramadhan aman terkendali di angka 3 hingga 4 persen.
“Kalau kita lihat selama 3 sampai 4 tahun ini pemerintah mampu, kita bisa lihat inflasi di periode bulan Ramadhan dan Hari Raya terkendali di angka 3-4 persen,” imbuhnya.



