Bateeq menampilkan 24looks dalam acara ini, terdiri dari 6 looks wanita dan 3 looks laki-laki dengan tiga motif yang disajikan antara lain Gatharish, Shindu dan Swarnadwipa. Gatharish berasal dari kata ‘Gata’ dan ‘Harish’. Gata berarti “telah pergi” dan Harish berarti “jalan
menuju kebebasan, kebahagiaan, dan ketenangan”.
“Penggabungan dari keduanya memiliki makna meninggalkan kehidupan yang lama menuju kehidupan baru dengan tujuan yang lebih baik,” kata Michelle Tjokrosaputro selaku CEO dan Creative Director Bateeq.
Motif batik lain yang tergabung didalamnya adalah Kawung Picis
dan Mega Mendung. Kawung Picis melambangkan harapan agar orang selalu mengingat asal-usul mereka, dan bahwa hati nurani seseorang adalah
kunci untuk keseimbangan dan kontrol batin. Untuk Mega Mendung menggambarkan awan yang muncul saat cuaca sedang mendung, mengekspresikan kemampuan untuk mengendalikan emosi atau untuk mengurangi kemarahan dalam situasi tertentu.
Palet warna yang digunakan dalam koleksi ‘Arung’ seperti maritime blue, Port Royale maroon, forest night green, dan warna merah coral dengan sentuhan benang metalik emas untuk kain jacquard.



