
Blitar, cakrawalanews.co – Sebanyak 16 anak yang berada di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas 1 Blitar, Jawa Timur, terpaksa mengikuti ujian sekolah berstandar nasional (USBN) di dalam lapas, menyusul dengan kasus hukum yang masih membelit mereka.
Pelaksana Tugas Kepala Lembaga Penyelenggaraan Kesejahteraan Sosial (LPKS) Kelas 1 Blitar Andik Ariawan di Blitar, Senin, 22/4 mengemukakan 16 anak yang mengikuti ujian tersebut berasal dari berbagai daerah, misalnya Surabaya, Malang, Pasuruan hingga Kediri.



