Sedangkan di wilayah selatan Indonesia umumnya dari Timur ke Selatan dengan kecepatan 3-20 knot. Sementara itu, kecepatan angin tertinggi terpantau berada di Samudera Hindia selatan Jawa hingga NTB, Laut Sawu bagian selatan, Perairan selatan Kepulauan Tanimbar dan Laut Arafuru.
Berdasarkan pengamatan BMKG, potensi gelombang tinggi tidak hanya terjadi di Samudera Hindia selatan Jawa, tetapi juga berpotensi terjadi di 12 wilayah perairan Indonesia lainnya dengan kisaran yang lebih rendah yaitu 2,5 hingga empat meter.
Wilayah tersebut di antaranya Perairan Barat Pulau Simeulue hingga Kepulauan Mentawai, Selat Bali-Lombok-Alas, Sape bagian selatan, Perairan Pulau Enggano-Bengkulu, Selat Sumba bagian barat, Perairan Barat Lampung, Perairan Selatan Pulau Sumba.
Juga di Samudera Hindia barat Sumatera, Selat Sumba bagian barat, Selat Sunda bagian selatan, Laut Sawu bagian selatan, Perairan selatan Pulau Jawa hingga Pulau Sumba, dan Samudera Hindia selatan Bali hingga NTT.



