Menurut data BPBD Probolinggo, abu vulkanik Gunung Bromo sebelumnya mengguyur Desa Ngadirejo, Ngadas, Ngadisari, Jetak, dan Wonokerto di Kecamatan Sukapura, serta Desa Wonokerso, Ledokombo, Sumberanom dan Pandansari di Kecamatan Sumber.
“Warga sempat khawatir abu vulkanik tersebut berdampak pada sektor perekonomian karena sebagian besar warga di lereng Gunung Bromo adalah petani, namun beberapa hari terakhir ini tidak lagi terpapar abu vulkanik dan justru hujan turun membasahi lahan pertanian warga,” katanya.
Hujan abu vulkanik Gunung Bromo, menurut dia, tidak sampai berdampak signifikan terhadap perekonomian warga karena sebagian petani sudah memanen tanaman mereka.
Guna mencegah dampak abu vulkanik Bromo, BPBD Kabupaten Probolinggo sudah mendistribusikan 18.000 masker kepada warga di Kecamatan Sumber dan 12.000 masker kepada warga di Kecamatan Sukapura.



