Dalam orasinya, mahasiswa juga meminta kepada pemerintah, dalam hal ini PLN Pusat, untuk mengganti atau mencopot Kepala PLN Area Timika, karena dinilai tidak mampu mengelola PLN Timika, sehingga masyarakat menjadi korban pemadaman listrik.
“Kepala PLN Timika harus diganti, tidak mampu kelola PLN, ini manajemen bobrok,” kata orator demo, Erik Welaf, saat orasi.
Aksi demo ratusan mahasiswa dan alumni STIE-JB dikawal ketat aparat Kepolisian Polres Mimika dan Brimob.











