Andik mengatakan bahwa kebakaran SPBU mini di Desa Pengkol, Kecamatan Tambakrejo, sehari sebelumnya merupakan yang pertama sejak maraknya masyarakat mendirikan SPBU mini.
“Proses menghubungi petugas Damkar tidak bisa dengan cepat, karena stiker yang berisi nomor telepon Dinas Damkar yang ditempel di mesin SPBU ikut terbakar,” ujarnya.
Menurut Kepala Bidang Pemadaman Dinas Damkar Bojonegoro Sukirno, pemadaman kebakaran SPBU mini milik Kasnur (43) di Desa Pengkol dilakukan dengan mengerahkan dua unit mobil pemadam kebakaran.
Kebakaran itu disebabkan percikan bunga api di pompa pemindah jerigen ke drum di SPBU mini, ketika pemiliknya Kasnur memindahkan bahan bakar minyak (BBM). Akibatnya, SPBU mini terbakar, bahkan meledak karena di dalamnya ada BBM sekitar 200 liter.












