Saat ini PLN Timika yang mencakup dua rayon yaitu Timika Kota dan Timika Jaya mengoperasikan 46 unit pembangkit diesel, sebagian merupakan pembangkit milik PLN sendiri, sebagian lain merupakan pembangkit sewa dari PT Sewa Tama, PT Manunggal dan PT Bina Pertiwi.
Kondisi pembangkit-pembangkit diesel yang beroperasi tersebut sebagian sudah uzur termakan usia, ada yang produksi 1991 (dua unit) dan ada yang produksi 1995.
Beban puncak PLN Timika kini sebesar 26 mega watt, sementara daya mampu yang dimiliki hanya sekitar 22 mega watt lantaran sejumlah pembangkit diesel mengalami kerusakan.
Di sisi lain, katanya, sebanyak delapan unit pembangkit baru yang didatangkan dari Jakarta pada awal Maret dengan daya sebesar 3 mega watt hingga kini belum juga tiba di Timika.
Sementara PLN Timika kini dihadapkan pada kebutuhan penyediaan daya listrik untuk menunjang kegiatan UNBK SMK, SMA dan SMP serta perayaan Paskah 2019 dimana pemakaian daya listrik di berbagai gereja yang menyelenggarakan ibadah perayaan Paskah akan meningkat.












