Namun pihaknya hanya berhasil menemukan 1.216 pasien TBC. Sedangkan pada 2019 ini “incident rate” yang ditetapkan sebanyak 2.104 pasien.
“Jika melihat dari angka kesakitan secara nasional, sebetulnya Tulungagung masuk kategori medium. Di tahun ini kami diharuskan menemukan sekitar 2.104 penderita TBC,” katanya.
Masih menurut Didik, dari target temuan kasus sebesar 2.104 ini, untuk awal tahun dari hasil screening, pihaknya berhasil menemukan sekitar 284 penderita.
Dari jumlah temuan itu, dua pasien dinyatakan TB resisten obat. Dimana dalam penanganan ini pihaknya harus melakukan pendekatan khusus kepada pasien TB resisten obat.



