Selain itu, dilakukan mobilisasi 4 unit ekskavator, 4 wheel loader (traktor dengan roda karet untuk mengangkut material), dan 10 dump truck (truk jungkit) dari lokasi pekerjaan jalan di Arso yang berada sekitar 70 km dari Jayapura untuk mendukung penanganan dampak banjir bandang.
Kementerian PUPR melalui Ditjen Cipta Karya akan mendistribusikan prasarana dan sarana air bersih dan sanitasi ke lokasi yang terkena dampak.
Banjir bandang yang terjadi di Sentani pada Sabtu (16/3) malam merusak sejumlah bangunan fasilitas umum, pertokoan, jembatan, jalan penghubung, lahan pertanian, dan rumah warga di Kabupaten Jayapura, salah satunya Rumah Sakit Yowari Sentani dan satu jembatan di depan Hotel Tahara.
Bencana banjir juga merusak permukiman warga dan fasilitas umum di Kota Jayapura. Di antaranya Perumahan CV Tomas, SMK Negeri 4, dan perkantoran otonom.
Saat ini proses penanganan bencana banjir masih terus dilakukan. Kementerian PUPR bekerja sama dengan tim gabungan dari TNI, Polri, Badan Penanganan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Papua, relawan, dan warga setempat.(kcm/dtc/ziz)












