Pelatih yang akan memimpin seluruh rangkaian kegiatan ini adalah pelatih-pelatih yang sudah sangat handal dalam program Football For Peace. Dimana seluruh pelatih tersebut, nantinya berasal dari ID SPORTS Management. “Pelatihnya lima orang,” ucapnya.
Setelah dua program itu berakhir, pihaknya akan menggelar kegiatan serupa pada Oktober 2019. Bedanya, program coaching clinic ini ditangani oleh pelatih asing dari Spanyol.
“Hasil program ini, akan terpilih dua pelatih dan dua pemain yang akan dikirim ke Spanyol agar bisa menjadi pemain sepakbola yang hebat dan berkarakter. Kenapa di Spanyol, karena pihak Spanyol ini yang paling komunikatif dengan kita,” pungkasnya. (wan/jnr/her/s)












