JK pun mendorong sistem pemerintahan yang lebih cepat, efisien, dan lebih baik. Dia berharap dengan simposium internasional ini masing-masing negara bisa berbagi pengalaman program yang sukses maupun yang tidak berjalan.
“Tentu saya ucapkan terima kasih kepada wakil-wakil dari negara-negara ASEAN yang hadir dalam acara ini untuk kita bicara belajar satu sama lain daripada pengalaman-pengalaman berhasil dan menghindari pengalaman-pengalaman yang gagal. Itulah semua guna seperti ini untuk memberikan kita pelajaran pengalaman dan juga sistem yang terbaik,” ujarnya.
International Reform Symposium and Regional Workshop 2019 di Nusa Dua, Bali ini dihadiri oleh 65 pembicara dan narasumber dari 11 negara dari ASEAN, Australia, hingga Korea Selatan. Acara ini juga dihadiri MenPAN RB Syafruddin, Menkeu Sri Mulyani, dan Gubernur Bali I Wayan Koster.(dtc/ziz)












