Jumlah mahasiswa IAIN Palu pascabencana tsunami kurang lebih 7.000 orang yang merupakan akumulasi keseluruhan mahasiswa strata satu dan dua.
Dengan jumlah tersebut, maka IAIN Palu kekurangan kelas dalam upaya peningkatan sumber daya manusia dan keterampilan mahasiswa.
Hal itu karena, saat gempa dan tsunami menghantam Kota Palu, termasuk IAIN Palu, kampus tersebut mengalami kerusakan yang sangat parah. Tercatat sekitar 50 kelas rusak total.
Pascabencana tersebut, IAIN Palu melakukan rehabilitasi dan rekontsruksi bangunan gedung menggunakan Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) sekitar Rp30 Miliar. Dengan anggaran tersebut, IAIN Palu membangun kembali gedung rektorat dan gedung Fakultas Ekonomi Bisnis Islam.
Kegiatan itu, belum termasuk dengan kegiatan rehabilitasi dan rekonstrruksi yang dilangsungkan oleh Kementerian PUPR dengan anggaran kurang lebih sekitar Rp 40 miliar.(ara/ziz)












