Cakrawala KeadilanHeadlineIndeks

PC Lesbumi Surabaya Gandeng Seniman Lokal

×

PC Lesbumi Surabaya Gandeng Seniman Lokal

Sebarkan artikel ini
Ketua PC Lesbumi Surabaya, H Hasyim Asy'ari didampingi sejumlah pengurus menyematkan pin kepada Cak Kartolo di kediamanya

Sedangkan seniman lainnya adalah Kartolo serta Ida Laila. Kartolo lebih dulu menerima kopyah sekaligus pin Lesbumi sebagai bentuk apresiasi. Cuma ini dari Lesbumi PCNU Surabaya. Akhir Mei mendatang dijadwalkan apresiasi dari Lesbumi PBNU melalui gawe bertajuk Nderes Budaya, dengan acara inti berupa Anugerah Sapta Wikrama.

Termasuk kepada Ida Laila yang tinggal di kawasan Jalan Taurus, sekitaran Kapas Krampung. Semasa mudanya Ida Laila kerapkali membawakan musik irama gambus dengan syair tentang hubungan manusia dengan Sang Pencipta, bersama mendiang A Kadir dan A Rafiq. Namun publik lebih mengenal Ida Laila sebagai penyanyi dangdut tempo dulu.

“Sosok yang kami sebutkan tadi punya peran besar. Termasuk kiprahnya dalam menjaga kesenian dan kebudayaan,” sambung Cak Hasyim, sapaannya.

Ada banyak program yang digagas Lesbumi dengan menggandeng seniman. “Kedatangan kami ke rumah Abah Kartolo ini untuk sambung rasa, minta saran serta mohon dukungan program sekaligus komitmen pelestarian kesenian dan kebudayaan Surabaya yang menjadi bagian kesenian serta kebudayaan nusantara,” jelas alumni Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Sunan Ampel ini.

Selain berkomunikasi dengan seniman, Hasyim menyebut lembaganya juga akan beraudiensi dengan Dinas Kebudayan dan Pariwisata (Disbudpar) Surabaya. Harapannya, kesenian asli Surabaya disuguhkan untuk menyambut kedatangan tamu atau turis.

“Reog Ponorogo salah satu kesenian di Jatim. Namun kalau hadrah ishari juga disuguhkan akan lebih bagus. Hadrah adalah kesenian yang menggambarkan ungkapan selamat datang,” urainya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *