Apalagi, kata Basuki, tol tersebut sudah pernah dibuka dulu, sehingga bisa segera beroperasi. Kondisi ini, menurut dia, sama seperti sebuah ruas tol di Medan di mana ketika seksi I sudah diresmikan, maka seksi II tinggal langsung dipakai, tanpa perlu seremonial lagi.
Basuki yakin dengan beroperasinya jalan tol tersebut, waktu tempuh dari Pasuruan ke Probolinggo maupun sebaliknya bakal terpangkas secara signifika, dari sebelumnya 2,5 jam menjadi 30 menit saja. Ia berharap dengan konektivitas yang lebih baik itu, potensi pertumbuhan perekonomian di daerah yang dilewatinya bakal bangkit.
Direktur Utama PT Trans Jawa Paspro Jalan Tol, Dwi Pratikno, menambahkan pembangunan tol tersebut relatif lancar. “Tol Paspro ini dimulai dari seksi I Grati Pasuruan – Tongas, Seksi II Tongas – Probolinggo Barat dan Seksi III Probolinggo Barat – Probolinggo Timur, dengan panjang keseluruhan adalah 31,3 Km,” ujarnya.












