Pembangunan jalan tol itu akan melengkapi daftar proyek-proyek yang telah dikerjakan Pemerintahan Presiden Joko Widodo sejak 2015 silam. Pada periode 2015 hingga 2018 pemerintah telah membangun jalur bebas hambatan itu sepanjang 782 kilometer, antara lain Merak hingga Grati, Pasuruan. Tahun ini, pemerintah menargetkan untuk menyelesaikan 895 kilometer jalan tol, termasuk beberapa ruas tol Sumatera.
Sebelumnya, Jalan Tol Pasuruan – Probolonggo dinyatakan siap beroperasi setelah rampungnya uji kelaikan fungsi. Jalan tol sepanjang 31,3 kilometer itu telah dibuka secara fungsional pada masa mudik Natal 2018 dan Tahun Baru 2019.
Basuki mengatakan ruas tol tidak harus diresmikan sebelum dioperasikan, termasuk untuk ruas tol Paspro. “Tidak harus menunggu diresmikan. Pengoperasian tol bisa dilakukan sehingga bisa segera digunakan masyarakat,” kata dia.












