Ketua Komite Nasional Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Surabaya periode 1997-2005 ini mengaku selama ini banyak meneliti tentang elit-elit politik di DPR RI. Ia juga banyak mengkaji beberapa tokoh penting dalam menjalankan politik praktis.
Menurutnya, kehadiran tulisan atau buku yang menjelaskan tentang tokoh akan membuat masyarakat terinspirasi. Generasi muda yang tidak semasa dengan tokoh tertentu, akan mengetahui biografi tokoh itu dari beberapa tulisan dan buku.
Kecintaan Andi Budi dalam meneliti ini mendorongnya menjadi salah satu penggagas berdirinya Indonesia Qualitative Researcher Asosiation (IQRA) bersama Prof. Burhan Bungin dengan ketua dewan penasehat IQRA Bambang Soesatyo,SE, MBA, sedangkan Gus Andi tercatat sebagai Bendahara Umum IQRA.
Ketua Umum IQRA Prof. Burhan Bungin mengaku percaya dengan kualitas intelektual Gus Andi. Sebagai anak muda, Gus Andi memiliki integritas dan wawasan yang sangat luas.
“Gus Andi ini generasi muda, saya sudah tua. Harapannya Gus Andi ini berperan penting dalam kemajuan bangsa,” katanya.
Prof Burhan berharap Gus Andi dan IQRA menjadi bagian penting dalam berkembangnya budaya meneliti. Beberapa kampus yang selama ini belum tersentuh bisa mendapatkan dana penelitian.(cn02)












