“Sayang sekali. Di Surabaya yang kota besar, metropolitan namun ada pasar yang mati, rusak seperti ini. Banyak surat dari pedagang yang masuk ke kami,” kata Armuji di lokasi.
Menurutnya sudah puluhan tahun kondisi pasar memang sepi, namun sampai saat ini aset Pemkot ini makin tidak terurus padahal kalau dijadikan tempat bisnis dan perkantoran maka akan menjadi sentral keramaian di sini.
“Maka kalau ini sampai dibenahi, tidak ada revitalisasi lalu bagaimana kan sayang sekali. Padahal setahu saya saat dirutnya masih Pak Karyanto, sudah ada ide revitalisasi pasar dengan menggunakan kerjasama dengan pihak ketiga,” kata Armuji.
Lantaran hingga kini belum ada perubahan, ia mengaku butuh dorongan ke Pemkot untuk segera mengambil langkah tegas agar menyentuh Pasar Tunjungan. Sehingga jika pasar sudah baik, maka akan sangat diminati pedagang lantaran lokasinya yang memang strategis.
“Harapannya di akhir masa pemerintah Bu Risma, agar membikin terobosan untuk membangun Pasar Tunjungan dengan kelebihannya menata kota,” tegas Armuji.



