Sementara itu, Gubernur atau yang akrab disapa Pakde Karwo pada pekan lalu telah melakukan silaturahim dengan seluruh pegawai di lingkungan Pemprov Jatim mulai dari pejabat, staf hingga Pegawai Tidak Tetap (PTT).
Pada kesempatan tersebut, ia menyampaikan rasa syukurnya menjadi gubernur di daerah dan waktu yang tepat, yakni di Jatim merupakan provinsi dengan dinamika sangat luar bisa.
“Saya 10 tahun berasama Pak Wagub berjuang dari bawah. Untuk itu, sekali lagi kami mohon maaf. Ibaratnya, lebih baik kasarnya janggut daripada lunyu-nya lumut. Lumut itu meleseti, janggut itu kasar tapi ngangeni,” kata Pakde Karwo.
Orang nomor satu di Pemprov Jatim itu juga berharap gubernur selanjutnya dapat terus meningkatkan pembangunan inklusif di bidang kemiskinan sehingga mampu mengurangi angka disparitas. Juga, mampu terus meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dan mengurangi pengangguran. (rur)












