Hanya saja, lanjut Wisnu, pemkot tidak akan mudah untuk memberikan izin lagi. Pemkot Surabaya akan melakukan peninjauan lebih detail, mulai dari perencanaan hingga kondisi tanah di lapangan. Ia menyatakan hal itu sebagai langkah antisipasi agar kejadian jalan ambles tidak terjadi kembali.
“Bisa diizinkan, bisa juga tidak. Nanti akan ada evaluasi. Karena penyebabnya sampai jalan ambles kemarin kan ada kesalahan pelaksanaan maka kita akan lebih ketat,” imbuh Wisnu.
Disinggung adanya mafia perizinan di Pemkot Surabaya, politisi PDIP ini mengatakan menyerahkan kepada pihak kepolisian untuk mengusut dugaan itu.
Namun secara birokrasi ia menegaskan bahwa semua sudah dijalankan sesuai prosedur. Ia yakin yakin tidak akan ada yang salah dengan izin yang dikeluarkan. (nafanhadi/cn02)












