Cakrawala JatimIndeks

Hoax Tantangan Wisudawan Stikosa-AWS

×

Hoax Tantangan Wisudawan Stikosa-AWS

Sebarkan artikel ini
TIGA DOKTOR BARU: (kiri-kanan) Sirikit Syah, Dimam Abror (diwakili istri), Suprawoto, Imawan Mashuri dan Ismojo

Zaman hoax, katanya, adalah suatu situasi dalam kurun waktu yang ruang publiknya diwarnai berita-berita bohong, informasi palsu, kabar yang dikontruksi berdasarkan like and dislike yang dikendalikan oleh emosi, sensasi idiom-idiom noices. “Semuanya ini menuju distrust terhadap apa pun, yang mempengaruhi seluruh pengguna media sosial. Akibatnya, yang masih segar dalam ingatan kita yakni yang terjadi di Gresik. Dimana orang sakit jiwa dianggap pura-pura, karena medsos sedang viral isu penculikan anak, hampir saja orang tersebut digebukin massa.

Wartawan senior tersebut mengatakan, Lembaga Survey Denny JA, Oktober lalu merilis bahwa 75% masyarakat Indonesia menyatakan, hoax sudah berada pada stadium mengkhawatirkan. Sebanyak 74,5% diantaranya meminta agar ada tindakan konkret. Kominfo sendiri sudah mengambil langkah-langkah signifikan. Misalnya menutup ratusan ribu akun. Cyber Crime Kepolisian juga telah menangani secara pidana , dan pelakunya ditangkap. Hanya saja, produk hoax masih ramai mewarnai media sosial.

“Karena itulah, saya berharap agar para lulusan Stikosa-AWS ini menjadi bagian dari pelaku positif komunikasi. Adik-adik setelah menyandang gelar sarjana komunikasi harus berani melawan berita-berita hoax. Jadilah komunikator yang baik. Komunikator yang menyajikan berita-berita yang berdasarkan fakta,” kata Imawan yang juga mantan Dirut JTV itu.

Revolusi Digital

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *