Berikut fakta-fakta yang dirangkum seputar kesehatan gigi tetap bagi anak usia remaja di Indonesia:
1.KEBIASAAN PENYEBAB GIGI BERLUBANG TERBAWA SEJAK KECIL
Data RISKESDAS 2018 menyebutkan bahwa 93% anak usia dini mengalami gigi berlubang ataupun permasalahan karies gigi. Kebiasaan tidak menyikat gigi secara teratur sejak kecil dapat terbawa hingga dewasa dan memberi dampak bagi kesehatan gigi tetap. “Kebiasaan menyikat gigi tidak teratur sejak kecil dapat memberi dampak berlanjut. Saat usia dini, gigi susu berlubang masih ada kesempatan digantikan oleh kehadiran gigi tetap, sedangkan ketika remaja hampir semua gigi telah berganti menjadi gigi tetap dan ketika sudah berlubang hingga dewasa tidak dapat lagi digantikan oleh gigi alami,” papar drg. Fanny Anduari di acara edukasi kesehatan mulut dan gigi tetap untuk remaja oleh Young Living Indonesia.
2.HANYA 2.8% MASYARAKAT YANG MENGETAHUI CARA SIKAT GIGI YANG BENAR
Data dari Riskesdas 2018 mencatat baru 2,8% penduduk Indonesia yang sudah menyikat gigi dua kali sehari secara benar pada waktu yang tepat, yakni pagi dan malam sebelum tidur. Tiga tahapan yang perlu diperhatikan untuk cara sikat gigi yang benar, yakni:











