“Sudahlah, masalah yang ada di Garut jangan sampai dibawa ke Jawa Timur. Kondisi aman dan damai yang ada ini harus dijaga bersama,” kata Pakde Karwo,
Surabaya,cakrawalanews.co – Gubernur Jawa Timur Soekarwo mengajak seluruh ormas Islam di Jatim agar tetap rukun. Sinergitas pemerintah dengan TNI Polri dan ulama harus tetap dijaga.
Melalui giat cangkrukan, Gubernur mengharapkan pada para ulama agar tidak ikut terprovokasi aksi pembakaran bendera yang bertuliskan kalimat Tauhid yang terjadi di Garut, Jawa Barat.
“Sudahlah, masalah yang ada di Garut jangan sampai dibawa ke Jawa Timur. Kondisi aman dan damai yang ada ini harus dijaga bersama,” kata Pakde Karwo, sapaan akrab gubernur saat di rumah dinas Kapolda Jatim, Kamis (1/11) malam.
Dengan didampingi Kapolda Jatim, Irjen Pol Luki Hermawan dan Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Arif Rahman, Pakde mengajak seluruh ormas Islam di Jatim agar tetap rukun. “Sinergitas pemerintah dengan TNI Polri dan ulama harus tetap dijaga,” ujarnya.
Kapolda mengatakan, kerekatannya dengan Ulama di Jatim hingga kini terus dilakukan. Bahkan, jenderal polisi bintang dua itu menegaskan akan terus menjalin silaturahmi dengan para ulama. “Saya berkeliling ke beberapa pesantren untuk menjaga hubungan agar tetap baik,” tutur Irjen Luki.
Dengan mengundang ulama berdiskusi dan cangkrukan di rumah dinasnya, diharapkan Kapolda dapat meningkatkan sinergitas yang telah terbangun.
Pangdam juga mengaku kagum dengan proses penyelesaian persoalan di Jawa Timur. “Saat ada masalah, Jawa Timur mampu menyelesaikan secara Jawa Timuran. Seperti cangkrukan. Itu sebagai bentuk guyub rukun Jawa Timur agar tetap aman, tertib, dan lancar,” ungkapnya.
Ia menyontohkan terjadinya teror bom gereja di bulan Mei mampu diselesaikan dengan baik. Terjadinya bencana gempa di Lombok, Palu, dan tragedi pesawat Lion Air, kata dia, Jatim juga kompak dan mengirimkan bantuan.
“Mudah-mudahan Bangsa Indonesia ini diberikan kekuatan dalam menjalani ujian. Ulama dan Ormas Islam bersama pemerintah dan TNI Polri juga bisa tetap bersinergi membantu saudara kita yang mengalami musibah. Termasuk menjaga keamanan bersama-sama di tahun politik,” tukasnya. (wan/jn/afr/s)



