Dalam kesempatan itu, ada dua perwakilan anak berkebutuhan khusus yang membacakan Al-Qur’an huruf braille. Bahkan suara kedua anak dari SDLB dan SMPLB itu terdengar begitu merdu. Begitu mereka membacakan ayat suci itu, semua undangan terdiam.
Seperti diketahui, Pemerintah Kota Probolinggo membuka beberapa sekolah inklusi. Di antaranya SD Jati V dan SMPN 3 Kota Probolinggo. Keberadaan SD inklusi ini menjadi penanda jika anak-anak berkebutuhan khusus bisa berbaur dengan anak-anak lainnya. (abdurhamzah/Mr)



