Sementara untuk 223 desa lainnya, kata dia, pihaknya akan membuat sumur dalam dan embung sebagai solusi jangka menengah. Upaya itu dilakukan pada 223 desa yang mengalami kekeringan tapi masih memiliki potensi air. Ditargetkan, pembuatan sumur ini akan selesai tahun ini dengan menggunakan anggaran tahun 2018.
“Ada 199 desa yang tidak bisa sama sekali. Itu pakai tangki. Dari 422 (desa yang kekeringan), 223 di antaranya kita buatkan sumur air dalam. Tahun ini selesai, sumur dalam semua selesai, masuk anggaran tahun ini,” simpulnya. (rur)



