Menurut Bupati Anas, melalui kegiatan ini bisa meningkatkan perekonomian pekebun kopi, industri kecil menengah (IKM) dan pelaku usaha kopi lainnya. “Semangat para konsumen atau penikmat kopi maupun cafe-cafe kopi di Banyuwangi saat ini patut disambut gembira, namun juga jadi tantangan bagi pelaku usaha alias produsen kopi, khususnya UKM, bagaimana bisa menyajikan kopi dengan cita rasa tinggi sehingga diminati konsumen. Acara ini salah satu ikhtiarnya,” tambah Anas.
Pada festival ini, Anas juga mengajak komunitas kopi, baik pelaku usaha maupun pecinta kopi, yang berminat wirausaha kopi. Para peserta akan mendapatkan wawasan banyak tentang praktek pengolahan pascapanen kebun. “ Kami berharap dari pelatihan ini adalah tercapainya nilai tambah, baik dari penjual kopi sebagai bahan baku maupun telah menjadi produk kopi. Sedang bagi para pelaku usaha kafe atau kedai kopi bisa menambah wawasan sehingga mereka bisa membangun sinergi dengan petani untuk bersama-sama mengembangkan kopi rakyat yang berkualitas. Daftar saja langsung ke Kantor Disperindag,” imbuh Anas.












