AdvertorialBerita UtamaCakrawala Surabaya

Komisi D Soroti Penggunaan DBHCT untuk Sosialisasi Bahaya Merokok Terhadap Anak

×

Komisi D Soroti Penggunaan DBHCT untuk Sosialisasi Bahaya Merokok Terhadap Anak

Sebarkan artikel ini
Ketua Komisi D DPRD Surabaya Agustin Poliana

Ketua Komisi D menambahkan, harapan kita perlindungan terhadap anak-anak dari bahaya rokok harus spesifik dan anggaran harus diperjelas.

“Sehingga tidak ada lagi tulisan dilarang merokok, tapi masih bisa merokok diruangan tertentu. Dan kita tidak ingin itu terjadi,” harapnya.

Perempuan dari fraksi PDI Perjuangan menegaskan, anggaran sebesar Rp 23,4 milliar yang diberikan oleh pemerintah pusat itu, diharapkan bukan hanya untuk segi kesehatan. Tetapi juga untuk bagaimana sosialisasi kepada anak-anak tentang bahaya merokok itu sejauh mana.

“Karena saya melihat, trennya sudah menjurus ke anak-anak dibawah usia 4-5 tahun sudah belajar merokok. Inikan sangat bahaya bagi mereka,” tegasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *