Saat ini, lanjut dia, kesempatan terjun di dunia jurnalistik masih sangat terbuka lebar. Fakta ini diperoleh dengan berkembangnya pem ertaan di online, banyak media online yang berkembang baik secara nasional maupun lokal. Perusahaan-perusahaan ini, ungkap Asykuri, membutuhkan tenaga kerja. Jika siswa-siswa sudah dibekali cara-cara menulis, mereka tidak canggung atau minder untuk terjun ke dunia tulis-menulis.
Untuk itu, tiga kampus di Wiyung ini menyatukan visi untuk mengembangkan telenta-talenta siswa-siswa yang sudah memiliki bakat. “Kami dari kampus STKIP, Asmi, dan UWP ingin ketrampilan siswa dalam menulis diasah. Untuk itu, kita mendatangkan orang-orang profesional untuk mengasuhnya,” tegas Asykuri. (mad/jn)



