Ia mengatakan, luas hutan maupun lahan terbakar di Kabupaten Banjar dari 13 kabupaten dan kota seluruh Kalsel menempati urutan kedua setelah Kota Banjarbaru seluas 437,83 hektare.
Dijelaskan, sesuai laporan harian siaga darurat Karhutla 2018, prakiraan tingkat kemudahan terbakar kawasan hutan dan lahan di seluruh Kalsel masuk kategori sangat mudah terbakar.
“Kategori sangat mudah terbakar itu termasuk di Kabupaten Banjar sehingga kami selalu siaga karena kebakaran dan titik api setiap hari hampir selalu ada di sejumlah kawasan,” ujarnya.
Menurut Asisten II Setdakab Banjar itu, pihaknya menyiapkan Posko terpadu penanganan Karhutla dengan personel siaga 24 jam yang siap mengatasi setiap Karhutla kosong.












